- Memilih Perangkat Komputer dengan Budget di Bawah 7 Juta Rupiah -
Spesifikasi Komputer dan Harga :
1. Prosesor : Intel Core i5 2500 3.3 Ghz Cache 6 MB Socket LGA 1155
[Harga Rp 1,860,000]
2. Motherboard Gigabyte GA-Z68XP-UD4 (LGA1155, Z68, DDR3, USB 3, SATA 3)
[Harga Rp 1,914, 000]
3. Memory Corsair DDR3 Value 4GB PC10600–CMV4GX3M2A1333 C9 (2X2GB)
[Harga Rp 247,000]
4. Harddisk HDD WDC 750GB SATA3 64MB – Green Power – WD7500AADX
[Harga Rp 811,000]
5. Power Suplay Aerocool E80-600W
[Harga Rp 532,000]
6. Cassing Cooler Master ELITE 372 Non Side Window
[Harga Rp 357,000]
7. Monitor SAMSUNG 16″ S16A100N LCD WIDE SCREEN
[Harga Rp 750,000]
8. DVD-Room Asus External Slim DVD RW – SDRW 08D2S-U
[Harga Rp 390,000]
9. Mouse Logitech New Optical Mouse Combo PS2 & USB
[Harga Rp 64,000]
10. Keyboard Logitech Classic keyboard K120 Black USB
[Harga Rp 81,000]
TOTAL : Rp 6,925,000
Rabu, 20 November 2013
Tugas Kelima PRD : Rahasia Sukses Jepang
Anggota Kelompok:
1. 16513038 Randi Chilyon Alfianto
2. 16513134 Lenny Putri Yulianti
3. 16513188 Alyssa Diva Mustika
4. 16513218 Taufiq Abdullah Salim
5. 16513254 Riyani Prima Dewi
Dibanding negara maju lainnya, masyarakat Jepang memang paling unggul dalam
mengelola sampah, khususnya sampah rumah tangga.
Bagi orang asing yang pertama kali tinggal di Jepang, penanganan sampah di sini memang terkesan “lebay”. Bukan hanya kita tidak boleh membuang sampah sembarangan, tapi kita juga harus memisah-misahkan berbagai jenis sampah sebelum dibuang.
Setidaknya terdapat tiga rahasia sukses Jepang dalam penanganan sampah rumah tangga. Pertama, tingginya prioritas masyarakat pada program daur ulang. Hampir semua orang Jepang paham mengenai pentingnya pengelolaan sampah daur ulang.
Untuk membangun kesadaran itu, kelompok masyarakat seperti “chonaikai” melakukan aksi-aksi kampanye kepedulian lingkungan di berbagai lapisan masyarakat. Beberapa sukarelawan ada yang secara aktif turun ke perumahan untuk memonitor pembuangan sampah, dan berdialog dengan warga tentang cara penanganan sampah.
Kedua, munculnya tekanan sosial dari masyarakat Jepang apabila kita tidak membuang sampah pada tempat dan jenisnya. Rasa malu menjadi kunci efektivitas penanganan sampah di Jepang.
Ketiga, program edukasi yang masif dan agresif dilakukan sejak dini. Anak-anak di Jepang, sejak kelas 3 SD sudah dilatih cara membuang sampah sesuai dengan jenisnya. Hal tersebut membangun kultur buang sampah yang mampu tertanam di alam bawah sadar. Membuang sampah sesuai jenis sudah menjadi “habit”.
Awalnya dulu, resistensi sempat muncul dari beberapa kalangan mengenai perubahan cara membuang sampah ini. Banyak warga, khususnya orang-orang tua, yang memprotes cara baru penanganan sampah, karena dianggap merepotkan. Namun dengan penjelasan dan informasi yang terus menerus mengenai manfaat dari pembuangan sampah, resistensi itu berkurang dengan sendirinya.
Selasa, 15 Oktober 2013
Tugas Keempat PRD : Laporan Penelitian Sampah
Anggota
kelompok:
1.
16513038, Randi Chilyon Alfianto
2.
16513134, Lenny Putri Yulianti
3.
16513188, Alyssa Diva Mustika
4.
16513218, Taufiq Abdullah Salim
5.
16513254, Riyani Prima Dewi
SOLUSI ALTERNATIF PERMASALAHAN SAMPAH DI
PASAR SIMPANG DAGO
I.PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Istilah
sampah pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Jika mendengar istilah
sampah, pasti yang terlintas dalam benak kita adalah setumpuk limbah yang
menimbulkan aroma busuk yang sangat menyengat. Sampah diartikan sebagai
material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang
cenderung merusak lingkungan di sekitarnya (dikutip daripermasalahansampah.blogspot.com/?m=1).
Unsur-unsur
yang mempengaruhi bertambahnya jumlah sampah adalah aktivitas manusia,
jumlah/kepadatan penduduk, dan sistem pengelolaan sampah. Pertama, sampah
disebabkan oleh aktivitas manusia. Jumlah atau volume sampah sebanding dengan
tingkat konsumsi kita terhadap barang atau material yang kita gunakan
sehari-hari. Selain itu, jenis sampah (organik atau anorganik) juga
mempengaruhi pengelolaan sampah. Kedua, jumlah/kepadatan penduduk. Laju
pertumbuhan penduduk yang semakin pesat di kota-kota besar, khususnya Bandung
juga menyebabkan peningkatan dari jumlah sampah. Ketiga, sistem pengelolaan
sampah. Sistem pengelolaan sampah, khususnya di kota Bandung juga perlu
mendapat perhatian khusus. Timbunan sampah yang semakin luas, terbatasnya lahan
yang akan difungsikan sebagai tempat pengolahan sampah menjadi aspek yang perlu
diperhatikan. Problematika seperti ini timbul karena tidak seimbangnya produksi
sampah dengan pengolahannya dan semakin menurunnya daya dukung alam sebagai
tempat pembuangan sampah.
Dari
unsur-unsur yang telah disebutkan, kami memutuskan untuk melakukan penelitian
pengelolaan sampah di Pasar Simpang Dago, Bandung. Kondisi yang terlihat di
sekitaran Pasar Simpang Dago adalah aroma tidak sedap yang ditimbulkan dari
sampah, tempat yang sesak, dan kotornya Pasar Simpang Dago. Oleh karena itu,
kami memutuskan untuk menganalisis penyebab permasalahan sampah di Pasar
Simpang Dago dan mencarikan solusi alternatifnya dalam penelitian yang berjudul
‘Solusi Alternatif Permasalahan Sampah di Pasar Simpang Dago’.
B. Rumusan Masalah
1. Apa penyebab masalah sampah
terjadi di Pasar Simpang Dago?
2. Apa saja dampak yang
ditimbulkan sampah bagi masyarakat di sekitar Pasar Simpang Dago?
3. Bagaimana peran serta
masyarakat sekitar Pasar Simpang Dago dalam mengelola sampah?
4. Apa solusi yang tepat dan
inovatif dari permasalahan sampah di Pasar Simpang Dago?
C. Tujuan
1. Mengetahui penyebab masalah
sampah terjadi di Pasar Simpang Dago.
2. Mengetahui dampak yang
ditimbulkan sampah bagi masyarakat di sekitar Pasar Simpang Dago.
3. Mengetahui peran serta
masyarakat sekitar Pasar Simpang Dago dalam mengelola sampah.
4. Mendapatkan solusi yang
tepat dan inovatif dari permasalahan sampah di Pasar Simpang Dago.
II. PENGUMPULAN DATA
A. Metode Pengumpulan Data
Metode
pengumpulan data yang akan kami lakukan adalah dengan metode kualitatif, yaitu:
1. Observasi
Observasi
dilakukan dengan mengunjungi tempat yang diidentifikasi memiliki pengelolaan
sampah yang kurang baik. Tempat yang kami pilih adalah di Pasar Simpang Dago,
Bandung. Kami memotret bukti-bukti real dari pengelolaan sampah yang kurang
baik tersebut dengan menggunakan handphone.
2. Wawancara
Wawancara
dilakukan di Pasar Simpang Dago. Kami mewawancarai dua orang, yaitu tukang
reparasi arloji dan tukang parkir. Alat yang digunakan adalah handphone untuk
merekam hasil wawancara.
Berikut
adalah dokumentasi dari wawancara.
Narasumber pertama adalah tukang reparasi arloji, yaitu
Bapak Robi. Berikut adalah
dokumentasi dengan Bapak Robi.
Narasumber
kedua adalah tukang parkir, yaitu Bapak Gugun. Berikut adalah dokumentasi
dengan Bapak Gugun.
B. Kriteria untuk Perancangan
Perancangan
jadwal untuk penelitian:
a. Berkumpul di Amphiteater
pukul 07.00 WIB.
b. Menyelesaikan bab
Pendahuluan pukul 07.30-08.30 WIB.
c. Mengunjungi tempat
observasi di Pasar Simpang Dago dan mengumpulkan data pukul 10.30-11.30 WIB.
d. Menyelesaikan bab
Pengumpulan Data, Analisa, dan Kesimpulan pukul 11.30-14.00 WIB.
C. Kendala
Kendala
yang kami dapatkan selama melakukan penelitian adalah penyesuaian jadwal yang
terbatas, menemukan orang yang bersedia diwawancarai, dan pemilihan
tempat observasi strategis yang memiliki masalah pengolahan sampah.
III. ANALISA
A. Metode untuk Mencapai
Tujuan
Metode
yang akan kami lakukan dalam mencapat tujuan adalah sebagai berikut.
1. Pengumpulan data
Pengumpulan
data ini dilakukan untuk mengetahui penyebab masalah sampah terjadi di Pasar
Simpang Dago, dampak yang ditimbulkan, dan peran masyarakat dalam pengelolaan
sampah.
- Analisis terhadap lokasi di
Pasar Simpang Dago
Dari
pengamatan yang dilakukan di Pasar Simpang Dago terlihat bahwa terdapat banyak
sekali sampah di depan area pasar. Karena sampah-sampah ini Pasar Simpang Dago
terlihat kotor dan tidak sehat. Karena banyaknya sampah yang menumpuk
dimana-mana juga menimbulkan bau yang tidak sedap sehingga orang-orang yang
lewat pun akan merasa kurang nyaman. Namun, meskipun sampah-sampah yang
menumpuk dan bau tidak sedap ini warga masih tetap banyak yang mengunjungi
Pasar Simpang Dago untuk membeli makanan dan kebutuhan hidup lainnya. Kemungkinan
hal ini terjadi karena mereka sebagian besar sudah terbiasa dengan kotornya dan
baunya tempat ini sehingga terlihat sudah tidak terlalu terganggu.
- Analisis narasumber 1,
yaitu Bapak Robi, tukang reparasi arloji.
Bapak
Robi telah bekerja sebagai tukang reparasi arloji di Pasar Simpang Dago sejak
tahun 2000. Menurut keterangan Bapak Robi, masalah sampah sudah lama terjadi,
bahkan sebelum bapak Robi bekerja di Pasar Simpang Dago. Penyebab dari masalah
sampah adalah karena seluruh masyarakat di Simpang Dago membuang sampah di
Pasar Simpang Dago dan tempat pembuangan sampah yang masih sedikit. Dampak yang
dirasakan oleh para penjual dan masyarakat di sekitaran Pasar Simpang Dago
adalah kotornya pasar dan jalanan yang macet karena timbunan sampah terkadang
diletakkan di tengah jalan. Masyarakat di Dago belum memiliki solusi untuk
permasalahan sampah. Pada tahun 2009, para pengelola sampah pernah berinisiatif
membuang sampah dengan menggunakan mobil keliling. Akan tetapi, lama kelamaan
sampah jadi ditumpuk di tengah jalan. Hal ini menjadi keresahan bagi para
penjual di Pasar Simpang Dago. Harapan dari Bapak Robi adalah agar sampah
ditimbun atau dikumpulkan di tempat khusus, bukan di depan pasar, agar tidak
menggangu jalan dan tidak menyebabkan macet.
- Analisis narasumber 2,
yaitu Bapak Gugun, tukang parkir.
Bapak
Gugun telah bekerja sebagai tukang parkir di Pasar Simpang Dago sejak tahun
2000. Menurut keterangan Bapak Gugun, masalah sampah terjadi jika ada masalah
dengan para petugas yang mengambil sampah, contoh ketika terjadi longsor di
sekitaran Dago. Pada saat longsor, tidak ada petugas sampah yang mengambil
sampah sehingga menimbulkan bau dan kemacetan. Dampak yang ditimbulkan dari
penumpukan sampah di Pasar Simpang Dago adalah terlihat kotor dan bau. Peran
masyarakat yang sudah dilakukan adalah dengan adanya petugas sampah yang
membuang sampah dengan mobil atau gerobak. Cara kerja dari petugas sampah
adalah peletakan sampah di Pasar Simpang Dago pada pagi, siang, dan malam hari.
Selanjutnya, akan diangkut sekali pada malam hari. Harapan dari Bapak Gugun
adalah peningkatan kualitas kerja dari petugas sampah agar lebih tepat waktu
dan adanya penambahan armada petugas sampah.
2. Melakukan diskusi bersama.
Diskusi
dilakukan di CC Barat Institut Teknologi Bandung. Hal-hal yang didiskusikan
adalah mengenai solusi-solusi alternatif yang dapat diterapkan untuk mengurangi
pengelolaan sampah di Pasar Simpang Dago, Bandung.
B. Cara Menghasilkan Solusi
Alternatif
Solusi
yang didapatkan melalui diskusi bersama adalah sebagai berikut.
1. Untuk jangka panjang, bisa
dikembangkan robot pengelolaan sampah. Prinsip kerja dari robotnya adalah
mendeteksi adanya sampah dengan alat sensorik yang ditanamkan dalam robot, selanjutnya
sampah akan diambil dengan cara seperti penyedotan debu atau penggunaan tangan
dari robot itu sendiri.
2. Pemerintah dapat melakukan
suatu usaha untuk mengajak para warga yang tinggal di sekitar Pasar Simpang
Dago untuk bersama-sama membersihkan daerah sana. Karena itu, perlu adanya
koordinasi antara warga, petugas kebersihan, dan pemerintah sehingga kegiatan
kerja bakti tersebut dapat terwujud dan berjalan dengan lancar. Setelah
dilakukan kerja bakti, untuk membersihkan daerah tersebut, kita dapat mencari
tempat alternatif baru sebagai tempat pembuangan sampah baru yang tidak
menganggu warga dan para pengguna jalan. Tempat alternatif yang disarankan
adalah tempat yang luas, jauh dari pemukiman, dan sekaligus menjadi tempat yang
strategis untuk daur ulang sampah.
3. Pendirian organisasi atau wadah untuk
pengelolaan sampah. Anggotanya terdiri dari orang-orang yang memiliki
kepedulian terhadap sampah dan memiliki kreativitas untuk mendaur ulang sampah.
Organisasi atau wadah tersebut dapat berkoordinasi dengan para petugas sampah
sehingga sampah-sampah yang ada di Pasar Simpang Dago tidak terbuang dengan
percuma dan dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.
4. Membuat mobil pengolah sampah. Prinsip
kerjanya adalah awalnya sampah dipilah menjadi beberapa bagian, seperti sampah
organik, kertas, plastik, dan besi. Selanjutnya, disiapkan empat mobil pengolah
sampah-sampah tersebut. Tiap mobil akan mengolah sampah-sampahnya menjadi
produk baru, misalnya mobil pengolah organik menciptakan pupuk, mobil pengolah
kertas akan menghasilkan kertas baru melalui proses peleburan, mobil pengolah
plastik dan besi akan menghasilkan lelehannya untuk diproduksi kembali di
pabrik dan digunakan kembali. Selain mengurangi tumpukan sampah di Pasar
Simpang Dago, pengolahan mobil sampah ini juga lebih efisien karena tidak
memerlukan tempat yang luas.
IV.
KESIMPULAN
1.
Penyebab masalah sampah yang terjadi di Pasar Simpang Dago adalah karena
kurangnya tempat pembuangan sampah, kurangnya armada petugas
kebersihan, dan belum adanya tempat khusus sebagai tempat pengumpulan sampah.
2.
Dampak yang akan ditimbulkan sampah bagi masyarakat di sekitar Pasar Simpang
Dago adalah aroma tidak sedap yang disebabkan oleh sampah dan kemacetan jalan
di depan Pasar Simpang Dago yang disebabkan oleh tumpukan sampah yang terkadang
ditumpuk sampai ke tengah jalan.
3.
Peran serta masyarakat sekitar Pasar Simpang Dago dalam mengelola sampah
terlihat dari adanya petugas kebersihan yang beroperasi menggunakan mobil atau
gerobak pengangkut sampah.
4.
Solusi yang tepat dan inovatif dari permasalahan sampah di Pasar Simpang Dago
adalah mengembangkan mobil pengolah sampah. Selain mengurangi timbunan sampah,
solusi ini juga bisa sekaligus mendaur ulang sampah tanpa harus mencari tempat
yang luas. Namun, alangkah baiknya agar penumpukan sampahnya tidak diletakkan
di daerah pemukiman atau pasar agar tidak menganggu aktivitas dan kenyamanan
masyarakat sekitar.
link:
lilink
SOLUSI ALTERNATIF PERMASALAHAN SAMPAH DI
PASAR SIMPANG DAGO
Observasi dilakukan dengan mengunjungi tempat yang diidentifikasi memiliki pengelolaan sampah yang kurang baik. Tempat yang kami pilih adalah di Pasar Simpang Dago, Bandung. Kami memotret bukti-bukti real dari pengelolaan sampah yang kurang baik tersebut dengan menggunakan handphone.
Wawancara dilakukan di Pasar Simpang Dago. Kami mewawancarai dua orang, yaitu tukang reparasi arloji dan tukang parkir. Alat yang digunakan adalah handphone untuk merekam hasil wawancara.
Narasumber pertama adalah tukang reparasi arloji, yaitu Bapak Robi. Berikut adalah dokumentasi dengan Bapak Robi.
Kendala yang kami dapatkan selama melakukan penelitian adalah penyesuaian jadwal yang terbatas, menemukan orang yang bersedia diwawancarai, dan pemilihan tempat observasi strategis yang memiliki masalah pengolahan sampah.
Pengumpulan data ini dilakukan untuk mengetahui penyebab masalah sampah terjadi di Pasar Simpang Dago, dampak yang ditimbulkan, dan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah.
lilink
Selasa, 01 Oktober 2013
Tugas Ketiga PRD : Mengkonversikan Nilai
Note:
Soal-soal diambil dari slide PPT PRD dan soal tambahan diambil dari buku Exploring Engineering hal 32.
Soal-soal diambil dari slide PPT PRD dan soal tambahan diambil dari buku Exploring Engineering hal 32.
Sabtu, 14 September 2013
Tugas Kedua PRD : Understanding Cyberworld 2020
UNDERSTANDING CYBERWORLD 2020, KHAYALAN ATAU HARAPAN?
Pernahkah
Anda membayangkan kehidupan manusia 20 tahun lagi? Itulah yang dilakukan oleh
beberapa ilmuwan pada awal tahun 2000-an di dalam film Understanding Cyberworld 2020 (2002). Mereka meramalkan
perkembangan teknologi yang akan menjadi sangat pesat dan menjadi kebutuhan
bagi manusia di tahun 2020.
Sekilas mengenai
film Understanding Cyberworld 2020
Film
ini mengisahkan tentang teknologi pada tahun 2020 yang akan berkembang 100 kali
lebih cepat dan 1000 kali lebih kuat dari sebelumnya. Para ilmuwan membayangkan teknologi akan menjadi kebutuhan
primer bagi manusia, mulai dari anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa. Banyak
hal baru yang tidak mungkin saat ini akan diciptakan nantinya. Akan banyak alat
komputer yang penggunaannya terkubur di lantai, robot yang memiliki emosi
dengan memahami intonasi dan gestur tubuh, bahkan buku elektronik yang bisa
mengupgrade dan mengidentifikasi
keberadaannya sendiri. Semua peralatan akan memiliki kekuatan pemrosesan yang
terhubung dalam jaringan sehingga membuat rumah menjadi sebuah komputer
raksasa. Segala hal akan bisa dilakukan di dalam rumah sehingga rumah menjadi
dunia virtual dan semua yang di luar rumah menjadi dunia buatan. Manusia pun bisa
merasakan berada di masa lalu melalui proyeksi gambar dan sensor. Avatar dan
virtual akan sangat biasa terjadi di tahun 2020. Selain itu, banyak juga
dikembangkan alat-alat keamanan yang mengandalkan biometrik melalui sidik
suara, sidik jari, dan pengenalan retina. Alat-alat kesehatan yang mengandalkan
ilmu genetika pun semakin banyak digunakan.
Selain
perkembangan teknologi, film ini juga menggambarkan kehidupan sosial masyarakat
yang tak lagi dibatasi ruang dan waktu. Para remaja pun akan semakin aktif
terlibat dalam pembuatan berbagai macam robot. Namun, para ilmuwan tetap
mengkhawatirkan adanya cyberterorism di
tahun 2020.
Analisis
Keyakinan para
ilmuwan akan pesatnya perkembangan teknologi ini didasari oleh hukum Morris.
Menurut Gordon Morris, kekuatan pemrosesan akan berkembang dua kali lipat
setiap 18 bulan. Sejauh ini, hukum dari Gordon Morris itu benar. Dulu, manusia
membuat teknologi hanya untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berat. Saat
ini, teknologi yang berkembang telah membantu manusia dalam berpikir dan
mengolah berbagai hal. Bahkan beberapa ilmuwan di Understanding Cyberworld 2020 menyatakan bahwa mobil mewah saat ini
memiliki kekuatan komputer yang lebih baik daripada pesawat angkasa Apollo 11.
Ramalan-ramalan
para ilmuwan saat itu bisa dikatakan cukup realistis dan sebahagiannya telah
terwujud saat ini. Salah satunya adalah penggunaan biometrik. Telah banyak
lembaga yang memanfaatkan biometrik untuk keamanan, seperti penggunaan fingerprint, dan lain-lain. Tak heran,
bila di tahun 2020, hal-hal lainnya akan terwujud.
Perkembangan
teknologi yang akan semakin pesat tentunya memiliki dampak positif bagi manusia
di tahun 2020. Dampak positifnya tentu adalah meringankan pekerjaan manusia.
Berdasarkan film Understanding Cyberworld
2020 ini, manusia akan lebih banyak meluangkan waktu untuk berkreasi dan
bersenang-senang karena manusia hanya akan menjadi pengawas dan segala
pekerjaan akan dilakukan oleh robot dan komputer. Ruang dan waktu takkan
menjadi masalah bagi masyarakat karena masyarakat telah bisa berkomunikasi dan
melakukan aktivitas secara global. Para manusia di dunia cyber pun akan terbiasa dengan avatar dan dunia virtual sehingga
mereka bisa bertemu dalam bentuk fisik walaupun dalam jarak yang berjauhan. Hal
ini tentu menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan
pertemuan secara cepat dan darurat. Selain itu, keamanan akan lebih terkendali
karena penerapan biometrik. Penyakit-penyakit pun akan bisa diobati dengan
pemanfaatan ilmu genetika, salah satunya adalah transplantasi Coclirence yang menghubungkan mikrofon
ke syaraf dan mengubah getaran suara menjadi gelombang yang bisa dipahami otak.
Akan tetapi,
segala hal tentu juga bisa berakibat negatif. Para ilmuwan meramalkan aksi-aksi
pornografi akan semakin tersebar karena dunia internet tidak mungkin terlepas
dari hal tersebut. Bukan hanya itu, para ilmuwan juga mengkhawatirkan aksi cyberterorism yang akan mencuri,
merusak, dan memanipulasi data. Hal ini tentu sangat berdampak buruk, terutama
bagi infrastruktur atau lembaga karena akan menyebabkan kebangkrutan dan
penutupan lembaga tersebut. Selain itu, para ilmuwan memprediksi akan
terjadinya penurunan IQ masyarakat di tahun 2020 sehingga masyarakat rata-rata
hanya akan memiliki IQ 100. Hal ini tentu bisa menjadi kenyataan bila manusia
telah sangat bergantung dengan teknologi.
Dari
prediksi-prediksi yang diberikan oleh para ilmuwan, ada beberapa hal yang cukup
menarik untuk diulas, yaitu pembuatan bayi dan upgrade ingatan. Pertama, pembuatan bayi. Di film tersebut,
dijelaskan bahwa pada tahun 2020, orang tua memiliki kekuasaan penuh terhadap
pembentukan anaknya. Orang tua bisa menentukan karakteristik fisik, seperti
rambut, mata, kulit, dan lain-lain. Bahkan orang tua juga bisa menentukan
tingkat kecerdasan dari anaknya. Hal ini tentunya terlihat sangat tidak
mungkin. Akan tetapi, kalaupun teknologi tersebut dapat dibuat, sebaiknya tidak
direalisasikan karena secara tidak langsung akan menghilangkan keanekaragaman
dari manusia karena setiap orang tua pasti menginginkan anak yang sempurna.
Selain itu, para orang tua tentu tidak akan merasa penasaran lagi melihat wujud
anaknya karena telah diketahui sejak awal. Yang kedua, upgrade ingatan. Upgrade
ingatan bisa memiliki dampak yang baik, yaitu mengembalikan memori penting yang
terlupakan. Akan tetapi, tidak semua hal baik untuk diingat. Kejadian pahit di
masa lalu adalah salah satu contohnya. Jika kita mengupgrade ingatan, tentu kejadian tersebut akan kembali tersimpan di
memori kita yang mungkin akan mengembalikan trauma. Tentu teknologi pengupgrade ingatan ini, bila terealisasi,
harus benar-benar diawasi dan diperketat penggunaannya.
Terlepas dari
semuanya, kita tidak bisa mengelak bahwa teknologi akan semakin maju dan
berkembang. Globalisasi dan komunikasi akan menjadi kekuatan utama manusia
untuk survive di masa depan.
Teknologi akan selalu menciptakan kekuatan baru, kemampuan melakukan sesuatu
yang tidak bisa dilakukan sebelumnya. Tinggal kesiapan dari para manusia untuk memanfaatkan
kemajuan teknologi ini demi tujuan yang positif.
Kamis, 12 September 2013
Part 2 : Tugas Pertama PRD (Kasus Pelanggaran)
KASUS PELANGGARAN
ETIK ENGINEERING BIDANG IT
Saat ini
kebutuhan akan teknologi jaringan komputer, khususnya internet, semakin
meningkat. Selain sebagai media informasi, internet juga menjadi komunitas
komersial terbesar dan terpesat pertumbuhannya yang menembus berbagai batas
negara. Melalui dunia internet, atau disebut juga cyberspace, apapun dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja.
Segi positif dari cyberspace ini
tentu adalah menambah tren perkembangan teknologi dunia dengan segala bentuk
kreativitas manusia. Namun, dampak negatif dari internet tidak bisa juga
dihindari.
Seiring
dengan perkembangan teknologi internet, muncullah kejahatan yang dikenal dengan
sebutan cybercrime. Cybercrime didefinisikan sebagai tindak
kriminal yang memanfaatkan teknologi komputer berbasis kecanggihan perkembangan
teknologi internet sebagai alat kejahatan utama. Contoh cybercrime ini adalah spamming,
kejahatan terhadap HAKI, akses illegal,
malware, serangan DoS, penipuan
identitas, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit, aksi pornografi, penyadapan
transmisi data orang lain, dan pemanipulasian data dengan cara menyiapkan
perintah yang tidak dikehendaki ke dalam programmer
komputer. Cybercrime telah menjadi
ancaman stabilitas sehingga pemerintah sulit mengimbangi teknik kejahatan yang
dilakukan dengan teknologi komputer, khususnya jaringan internet dan intranet.
Berikut
ini adalah contoh-contoh kasus cybercrime.
1.
Pelanggaran
privasi oleh karyawan Google
Google
memberikan pernyataan serius pada Juli 2010 berkaitan dengan pemecatan
karyawannya. Engineer tersebut adalah
David Barksdale, seorang engineer
yang bekerja di kantor Google Seattle. Barksdale dilaporkan
telah mengintip percakapan pengguna saat chatting
menggunakan Layanan Google Talk. Hal ini melanggar salah satu kebijakan Google
untuk tidak membuka akun dari pengguna
Google.
Sebagai Site Reliability
Engineer di kantor Google, Washington, Barksdale mampu mengintip percakapan
empat orang remaja. Namun, Barksdale menyalahgunakan posisinya sebagai engineer penting
yang bertugas mengevaluasi pelayanan Google. Menurut pengakuan seorang sumber,
tak hanya Google Talk, Barksdale juga menyadap percakapan pengguna berusia 15
tahun yang menggunakan layanan Google Voice. Orang tua dari anak-anak tersebut
kemudian mengeluh karena mereka mendapatkan perkataan-perkataan bernada seksual
yang ditujukan kepada anak-anak mereka. Klarifikasi dari Google yang menyatakan
pemecatan dianggap sebagai sebuah tindakan yang terlambat.
Analisis: Kasus David Barksdale ini merupakan salah satu kasus pelanggaran
kode etik engineering. Barksdale
jelas menganggu keselamatan dan kesejahteraan para pengguna Google karena telah
mengganggu privasi pengguna. Terbukti dengan adanya keluhan-keluhan dari orang
tua para remaja tersebut. Ia pun melakukan aksi kecurangan dengan memanfaatkan
jabatannya di SRE, yang memang memiliki wewenang untuk mengakses data-data
sensitif pengguna Google, untuk menyadap data pengguna dan bahkan mengirimkan
perkataan-perkataan bernada seksual kepada penggunanya. Maka pantaslah jika
Google melakukan pemecatan kepada David Barksdale. Selain, itu, pihak Google
sebaiknya melakukan pengawasan dan penjagaan lebih terhadap para karyawannya
agar kasus yang sama tidak terulang lagi.
2.
Malware Madi Incar
Organisasi di Timur Tengah
Peneliti dari Symantec, Kaspersky, dan Seculert telah menemukan
Madi (Madhi). Ini adalah suatu program jahat yang relatif baru dan mengincar
organisasi dari Timur Tengah. Diwartakan Softpedia, Rabu
(18/7/2012), program jahat ini pertama kali terlihat pada Desember 2011.
Target utama Madi adalah sistem komputer dari Iran, Israel, Saudi Arabia dan
Afghanistan. Namun, program jahat ini juga mengincar sistem komputer dari
wilayah lain, seperti Amerika Serikat, Selandia Baru dan Yunani. Organisasi
yang diserang dengan bantuan program jahat jenis Trojan ini adalah agensi
pemerintah, perusahaan finansial, perusahaan teknisi infrastruktur penting,
perusahaan minyak, dan lembaga riset. Setelah terpasang dalam sebuah perangkat,
Madi sanggup mengambil screenshots, merekam suara, menerima
struktur disk, menghapus data dan memutakhirkan diri sendiri. Selain itu
program jahat ini juga memiliki kemampuan keylogging untuk
mengumpulkan data-data sensitif. Meski lokasi dan target serangannya
mengindikasikan program jahat itu dibuat atas sponsor pemerintah suatu negara,
para ilmuwan menemukan bukti lain yang menunjukkan program jahat ini
mengandalkan social engineering untuk menginfeksi.
Analisis : Pembuatan malware Madi
ini termasuk pelanggaran kode etik engineer
karena dimanfaatkan untuk menyerang organisasi pemerintahan di berbagai negara,
di antaranya agensi pemerintah, perusahaan finansial, perusahaan teknisi
infrastruktur penting, perusahaan minyak, dan lembaga riset. Gangguan
stabilitas organisasi-organisasi tersebut tentu bisa berdampak pada
keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan negara yang bersangkutan. Ini juga
merupakan aksi kejahatan dan kecurangan yang bersifat tidak jujur karena
mengumpulkan data-data sensitif suatu organisasi yang seharusnya tidak
diketahui oleh orang yang tidak berkepentingan. Untuk mencegah penyebaran lebih
jauh, sebaiknya ada hukum yang tegas terhadap kejahatan malware ini. Selain itu, diperlukan pengamanan lebih terhadap
data-data yang bersifat sensitif. Saat ini telah mulai dikembangkan biometric technology, seperti fingerprint. Pengamanan melalui biometric technology ini bisa dijadikan
alternatif dan dikembangkan lebih kompleks lagi sebagai pengaman data yang
lebih baik.
3.
Trojan Perbankan Mendominasi Malware Email
Pembuat antivirus Kaspersky
melaporkan hasil monitoring spam pada
Juli 2013 yang menunjukkan target malware
masih sama seperti sebelumnya, yaitu data personal pengguna. Kebanyakan kasus
spam melibatkan program berbahaya dari Trojan perbankan yang mengambil data
personal untuk mengakses layanan perbankan online.
Program spyware terkenal, Zbot/ZeuS,
menyumbang 23 persen dari seluruh lampiran berbahaya dan menyasari pengguna
layanan perbankan online yang login
menggunakan sistem Windows atau menggunakan perangkat mobile Android. Biasanya para pelaku menggunakan email palsu yang telah disusupi Trojan
Zbot dan dibuat mirip seperti notifikasi resmi dari bank, toko online, jejaring sosial, atau layanan
kurir ternama. Pesan palsu menggunakan nama Bank of America adalah salah satu
yang menonjol pada Juli kemarin. Malware
mengintersepsi permintaan browser ke
situs bank yang dimaksud dan meminta pengguna mengisi berbagai "informasi
tambahan" yang bertele-tele demi "memastikan keamanan". Namun,
alih-alih berhasil melakukan login,
Trojan perbankan mendapat akses ilegal atas uang pengguna. Beragamnya
Trojan perbankan yang menyasar sistem operasi Android saat ini memungkinkan
pelaku untuk mengintersepsi kode konfirmasi transaksi yang biasanya dikirim
bank kepada pengguna, misalnya melalui SMS, dan mengirim kode ini ke diri
mereka sendiri. Pada Juli kemarin, Trojan perbankan berada di posisi 15 dalam
Top 20 Ancaman Email, SMS-Flooder, AndroidOS dan mencatat rekor baru untuk
program di kategori ini. Fungsi yang dimiliki program ini memungkinkan untuk
membuat dan mengirim SMS secara masal. Kejadian-kejadian utama di dunia juga
masuk dalam email spam pada Juli
kemarin. Kelahiran putra pewaris kerajaan Inggris, pengadilan dan kesulitan
yang dihadapi Edward Snowden, penurunan Presiden Mesir Muhammad Mursi,
dieksploitasi pelaku untuk menarik perhatian terhadap iklan spam untuk berbagai
barang, atau biasa disebut email penipuan Nigeria, yang berusaha mendapatkan
uang dari pengguna yang mudah tertipu.
Analisis : Program berbahaya dari Trojan perbankan ini juga melanggar kode
etik engineering karena mengancam
keamanan dan kesejahteraan para pengguna perbankan online. Munculnya Trojan ini tentu akan meresahkan pengguna karena
banyaknya kemungkinan kasus penipuan dan kecurangan. Hal ini bersifat tidak
jujur dan seharusnya tidak boleh dilakukan oleh seorang engineer. Sebaiknya, hukum yang lebih tegas di bidang IT segera
diberlakukan agar tidak meresahkan para pengguna dunia online. Banyaknya situs dan program yang mudah diserang oleh berbagai
virus dan program berbahaya ini juga sebaiknya menjadi tantangan para programmer untuk membuat program dengan
keamanan yang lebih baik lagi.
Kesimpulan
Dari ketiga contoh tersebut,
didapatlah kesimpulan bahwa masih banyaknya pelanggaran kode etik yang
dilakukan oleh engineer dalam bidang
IT. Pelanggaran yang dilakukan adalah berupa penyalahgunaan jabatan dalam engineering, penyebaran malware dan program-program berbahaya
yang bisa mencuri, mengubah, bahkan merusak data personal orang atau organisasi
lain tanpa izin. Bila hal ini dibiarkan terjadi terus-menerus, tentu akan
terjadi kekacauan dan ketidakstabilan, khususnya bagi organisasi pemerintahan
negara. Oleh karena itu, diharapkan adanya tindakan yang lebih tegas dan
konkret terhadap pelanggar kode etik engineer
ini serta peningkatan keamanan terhadap berbagai program.
Sumber:
1. Berita
Net, 2010. Google Pecat Engineer karena
Pelanggaran Privasi (online), (http://www.beritanet.com/Technology/Berita-IT/Google-pecat-engineer-karena-pelanggaran-privasi%20.html)
diakses Sabtu, 31 Agustus 2013 pukul 20.40 WIB.
2. Blogspot,
2012. Artikel tentang Kejahatan dan
Praktek, (online), (http://alandacreative.blogspot.com/2012/03/artikel-tentang-kejahatan-dan-praktek.html)
diakses Jumat, 30 Agustus 2013 pukul 20.00 WIB.
3. Blogspot,
2012. Cybercrime (online), (http://jembatanbiru.blogspot.com/2012/11/cybercrime-adalah-istilah-yang-mengacu.html)
diakses Jumat, 30 Agustus 2013 pukul 20.15 WIB.
4. Okezone,
2010. Karyawan Google ‘Intip’ Percakapan
Pengguna (online), (http://techno.okezone.com/read/2010/09/15/55/372365/karyawan-google-intip-data-percakapan-pengguna)
diakses Sabtu, 31 Agustus 2013 pukul 17.00 WIB.
5. Yiela,
2013. Trojan Perbankan Mendominasi
Malware Email Juli (online), (http://www.yiela.com/view/3248031/-trojan-perbankan-mendominasi-malware-email-juli-)
diakses Jumat, 30 Agustus 2013 pukul 20.40 WIB.
6. Yiela,
2012. Malware Madi Incar Organisasi di
Timur Tengah (online), (http://www.yiela.com/view/2551874/malware-madi-incar-organisasi-di-timur-tengah)
diakses Jumat, 30 Agustus 2013 pukul 21.00 WIB.
Part 1 : Tugas Pertama PRD (Solusi)
MENGATUR SIKLUS NITROGEN
Nitrogen adalah unsur yang paling berlimpah di atmosfer
(78%) dan merupakan konstituen dari semua jaringan hidup. Meski demikian,
penggunaan nitrogen pada bidang biologis sangatlah terbatas. Nitrogen merupakan
unsur yang tidak reaktif (sulit bereaksi dengan unsur lain) sehingga diperlukan
proses siklus seperti fiksasi nitrogen, mineralisasi, nitrifikasi, dan denitrifikasi.
Di masa lalu, siklus yang terjadi secara alami ini menyebabkan ketersediaan
nitrogen dalan batas alami untuk digunakan di biosfer setiap saat. Akan tetapi,
kemajuan-kemajuan teknologi dan makin banyaknya perusahaan industri telah
meningkatkan batas alami ini dan secara dramatis telah mengubah siklus nitrogen
global. Bahkan, akibat perubahan siklus global ini, nitrogen telah menjadi
tersangka baru pemanasan global yang lebih berbahaya dari karbon dioksida. Bila
diabaikan, tentu akan berpengaruh besar terhadap kesehatan manusia dan
lingkungan.
Salah satu penyebab dari Global Warming adalah polusi udara yang disebabkan oleh kegiatan
industri, kegiatan transportasi, dan lain-lain. Dalam seminar internasional The Utilization of Catalytic Converter and
Unleaded Gasoline for Vehicle, terungkap bahwa 70% gas beracun yang ada di
udara, terutama di kota besar, berasal dari kendaraan bermotor. Lebih dari dari
20% kendaraan di Jakarta diperkirakan melepas gas beracun melebihi ambang batas
yang dinyatakan aman. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor akan meningkatkan
pemakaian bahan bakar gas, dan hal itu akan membawa risiko pada penambahan gas
beracun di udara, terutama CO, NO, dan SO2. Bahkan, kendaraan
bermotor memperoduksi nitrogen oksida dalam bentuk NO sebanyak 90%. Di udara,
NO akan berubah menjadi NO2. Menurut Fardiaz (1992), penelitian
aktivitas mortalitas kedua komponen tersebut menunjukkan bahwa NO2
empat kali lebih berbahaya dibanding NO. NO2 merupakan gas toksik
yang dapat menimbulkan gangguan pernapasan. Jika terpapar NO2 pada
kadar 5 ppm setelah 5 menit, akan menimbulkan sesak nafas dan pada kadar 100
ppm dapat menimbulkan kematian (Chahaya, 2003).
Kadar NOx di udara dalam suatu kota bervariasi
sepanjang hari tergantung dari intensitas sinar matahari dan aktivitas
kendaraan bermotor. Dari perhitungan kecepatan emisi NOx, diketahui
bahwa waktu tinggal rata-rata NO2 di atmosfer kira-kira 3 hari,
sedangkan waktu tinggal NO adalah 4 hari. Gas ini bersifat akumulasi di udara
dan apabila tercampur dengan air akan menyebabkan terjadinya hujan asam
(Sugiarta, 2008).
Walaupun peningkatan jumlah kendaraan bermotor di
Indonesia selalu meningkat dan menyebabkan polusi sisa pembakaran kendaraan
bermotor juga meningkat, pencegahan dari pemerintah selama ini dinilai berbagai
kalangan masih kurang tersebar dan kurang efisien. Hal ini berbeda dengan
standar polusi yang ditetapkan berbagai negara maju, seperti Uni Eropa, Jepang,
dan Amerika Serikat. Untuk mengurangi masalah emisi gas kendaraan bermotor ini,
diperlukan peningkatan dari berbagai program pemerintah, salah satunya adalah Car Free Day.
Kegiatan
hari bebas kendaraan bermotor (Car Free Day) telah
menjadi tren yang dilaksanakan pada kota-kota di wilayah Indonesia. Car Free Day diinspirasi oleh kesadaran
akan menipisnya cadangan sumber daya alam, khususnya minyak bumi serta
meningkatnya emisi gas rumah kaca yang menyebabkan pemanasan global. Dengan adanya Car Free Day (CFD), diharapkan dapat meminimalisasi dan
menurunkan ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap kendaraan bermotor.
Selain itu, diharapkan masyarakat Indonesia dapat termotivasi untuk
melaksanakan olah raga dan merasakan alam yang lebih segar dan jauh dari asap
kendaraan bermotor.
Penerapan
CFD ini tentunya telah berangsur-angsur meningkatkan kualitas udara. Salah satu
indikator yang dapat dilihat dari membaiknya kualitas udara adalah
menurunnya parameter debu (PM-10), parameter karbon monoksida (CO), dan nitrogen monoksida (NO).
Kasubdit Pengendalian Pencemaran Sumber Kegiatan BPLHD, Rina Suryani, menyampaikan bahwa
dari hasil evaluasi kualitas udara setelah adanya pelaksanaan Car Free Day adalah kualitas udara meningkat, kadar debu
berkurang sampai 40%, kadar CO berkurang
sampai 63%, dan NO
berkurang sampai 71%.
Dampak positif lain dari CFD
yang telah diselenggarakan ini adalah animo masyarakat untuk berolahraga yang
meningkat. Ruas-ruas jalan kawasan CFD hampir selalu dipenuhi masyarakat yang
berolahraga, mulai dari sekadar berjalan kaki, bersepeda, bahkan tak jarang ada
yang bermain sepak bola atau bulutangkis. Kondisi ini berdampak
langsung kepada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Rasa penat, letih, dan bahkan stres
akibat kemacetan selama hampir seminggu berusaha masyarakat obati dengan
memanfaatkan CFD untuk berolahraga atau bersantai bersama keluarga. Tua muda,
anak-anak hingga manula. Tak heran kiranya jika banyak anggota masyarkat yang
berharap CFD dilangsungkan lebih sering dan lebih luas.
Oleh
karena itu, Car Free Day sebaiknya
dapat dimanfaatkan sebagai ajang promosi untuk lebih mengenalkan pentingnya
lingkungan sehat. Penyelenggaraan Car
Free Day juga harus dicontoh
dan diterapkan oleh kota-kota lain sehingga dampaknya akan lebih baik. Pihak
penyelenggara CFD pun harus selalu mengevaluasi dan
diperbaiki kelemahannya di setiap tahunnya. Salah satu hal yang harus ditingkatkan
lagi adalah ketertiban acara Car Free
Day sehingga tidak ada
pengendara kendaraan bermotor dan mobil yang menerobos ruas jalan yang
digunakan untuk Car Free Day selama masih
berjalannya acara tersebut. Dengan
demikian event Car Free Day dapat
menjadi ikon pengembangan olahraga agar
lebih meningkat kebugaran jasmani dan menghindarkan
alam ini dari ancaman pemanasan global.
Sumber:
1. Blogspot,
2012. Reducing Global Warming by Car Free
Day (online), (http://ririnoviyani.blogspot.com/2012/09/reducing-global-warming-by-car-free-day.html),
diakses 4 September 2013 pukul 19.00 WIB.
2. Chemistry,
2009. Nitrogen – Tersangka Baru dalam
Pemanasan Global (online), (http://www.chem-is-try.org/artikel_kimia/kimia_lingkungan/nitrogen-tersangka-baru-dalam-pemanasan-global/)
, diakses 3 September 2013 pukul 20.00 WIB.
3. Kompasiana,
2013. Polusi Udara Outdoor Kimia
(online), (http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2013/04/04/polusi-udara-outdoor-kimia-542902.html),
diakses 3 September 2013 pukul 20.15 WIB.
4. Littleblog,
2012. Permasalahan dari Daur Karbon dan
Daur Nitrogen terhadap Lingkungan (online), (http://littleblog.16mb.com/2012/12/permasalahan-dari-daur-karbon-dan-daur-nitrogen-terhadap-lingkungan/),
diakses 3 September 2013 pukul 20.20 WIB.
Langganan:
Postingan (Atom)






